Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu OKI, Gemasela Akan Gaungkan Terus di Kejagung

Gemasela mendatangi Kejaksaan Agung untuk meminta usut dugaan korupsi dana hibah Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ogan Komering Ilir

sinerginkri.com – Sejumlah pemuda mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Sumatera Selatan (Gemasela) mendatangi Kejaksaan Agung untuk meminta usut dugaan korupsi dana hibah Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Mereka melakukan aksi demonstrasi depan Gedung Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (18/7/2023).

Menurut koordinator aksi, Farhat Fathoni, dana hibah untuk Bawaslu OKI diduga dikorupsi yang harus diusut oleh Kejagung.

“Dana hibah Bawaslu OKI terindikasi dikorupsi. Kejagung harus turun tangan untuk membongkarnya,” kata Farhat depan Kejagung.

Farhat menyebut Kejagung bisa melakukan supervisi dengan Kejari OKI untuk mengusutnya.

“Kejagung juga bisa supervisi dan perintahkan Kejari OKI untuk mengusut dugaan korupsi di Bawaslu OKI,” ujarnya.

Baca Juga  presiden Jokowi Menyoroti Tingkat Kepercayaan Publik Ke Institusi Polri Sangat Rendah Sejak Kasus FS

Farhat menjelaskan dugaan korupsi Bawaslu OKI modusnya sama dengan kasus korupsi yang terjadi Bawaslu daerah lain.

“Dugaan korupsi dana hibah Bawaslu OKI, saya yakin modusnya sama dengan korupsi yang terjadi di daerah lain seperti manipulasi perjalanan dinas, manipulasi kegiatan dan mark up anggaran pengadaan,” ucapnya.

Terakhir, Farhat akan memastikan akan terus melakukan aksi depan Kejagung sampai dugaan korupsi Bawaslu OKI dibongkar dan pelakunya ditangkap.

“Kami (Gemasela) akan kawal terus kasus ini dan dipastikan akan demo berjilid-jilid di depan Kejagung,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)