Sumsel  

Diduga Inspektorat Banyuasin Kongkalikong dengan Kades Sukarela, K MAKI : Usut Tuntas

Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) kembali mengelar aksi damai (Demo) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) atas dugaan kuat persekongkolan Inspektorat Banyuasin dengan Kepala Desa (Kades) Sukarela

sinerginkri.com – Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) kembali mengelar aksi damai (Demo) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) atas dugaan kuat persekongkolan Inspektorat Banyuasin dengan Kepala Desa (Kades) Sukarela Rantau Bayur Banyuasin atas laporan dugaan korupsi dana desa tahun 2018,2019,2022 dan pungli dana UMKM serta pemotongan dana BLT Masyarakat Tahun 2022. Jum’at (28/7)

Dalam orasinya Kordinator K-MAKI Bony Belitong menyampaikan “Dugaan Kuat kongkalikong Inspektorat Banyuasin Dengan Kades Sukarela, karena K-MAKI Menilai Inspektorat Bermain mata dengan Kades Sehingga Laporan K-MAKI Bersama Masyarakat seakan akan di permainkan Inspektorat Banyuasin” Kata Boni

” Meminta Kepada Kajati Sumsel untuk segera panggil dan periksa kepala inspektorat Banyuasin, sampai hari ini belum tampak penghitungan kerugian negara yang di hitung inspektorat terkait Dana Desa Sukarela “Tambah Boni

Baca Juga  Pj Bupati Muara Enim Buka Bimbingan Manasik Bagi 395 Calon Jamaah Haji

Sementara itu deputy K MAKI Ir Fery Kurniawan menegaskan
“Pak Kejati tolong periksa inspektorat Banyuasin terkait profesional dalam bekerja karena dugaan main belakang antara oknum kades dan Inspektorat sangat jelas” tegasnya

Ditempat yang sama perwakilan masyarakat Desa Sukarela “Hp” mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Inspektorat Banyuasin.

“Kami masyarakat Desa Sukarela sangat kecewa Dengan Inspektorat Banyuasin pasalnya laporan kami Terkait dugaan Penyalahgunaan Anggaran Dana Desa Sukarela TA 2018,2019,2022 yang di audit hanya 2022 itupun hasilnya Molor” ungkap Hp

Ia juga mengutarakan jika Inspektorat tidak mampu baiknya kembalikan saja ke Kejari Banyuasin laporan kami jangan mengulur ulur waktu.

“Lebih dari 10x kami masyarakat mendatangi inspektorat Banyuasin tetapi hasil tetap nihil seakan pihak inspektorat main lempar tak jelas di konfirmasi, kami menduga inspektorat bermain mata dengan Kades sehingga terjadilah aksi ini” Ujar Hp

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda Kiemas Hadiri Apel Penguatan Kapasitas Kawasan Bencana Tahun 2023

“Kami Meminta Kejati Sumsel turun langsung, ada apa dengan inspektorat” pintanya Hp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)